
Jambi – Menjelang bulan suci Ramadhan,pemerintah Kota Jambi melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kota Jambi memastikan ketersediaan daging untuk masyarakat dalam kondisi aman.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Rospita Pane, mengatakan tradisi masyarakat Kota Jambi setiap awal Ramadhan mendorong peningkatan konsumsi daging secara signifikan.“Biasanya di hari pertama Ramadhan tingkat konsumsi atau permintaan daging menjadi lebih tinggi,” ujarnya, senin 16 Februari 2026. (Dikutip dari media RRI.co.id)
Ia menjelaskan, kebutuhan daging segar hingga menjelang Idul Fitri diperkirakan mencapai sekitar 200 ton atau setara 200 ribu kilogram. Sementara itu, kebutuhan daging beku bahkan lebih tinggi, yakni sekitar 400 ton.“Untuk daging segar lebih kurang 200 ton sampai jelang Idul Fitri. Sementara daging beku sekitar 400 ton, karena saat ini masyarakat sudah banyak beralih ke daging beku,” jelasnya.
Pemenuhan kebutuhan daging segar Kota Jambi sebagian besar dipasok dari Provinsi Lampung, kemudian dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) resmi milik pemerintah setelah melalui pemeriksaan dokter hewan.“Daging yang keluar dari rumah potong hewan sudah melalui pemeriksaan antemortem dan postmortem, sehingga aman dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Dewi Wilonna
