
Jakarta: Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya menjelaskan pentingnya transparansi informasi publik dalam proses Uji Publik ‘Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev)’. Komitmen ini selaras dengan upaya perkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.
Menekraf menyampaikan pemaparan strategis terkait tata kelola informasi. Langkah ini menunjukkan komitmen kementerian dalam membuka informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Lebih lanjut, ia menjelaskan langkah kementerian dalam memperbaiki layanan informasi untuk publik. “Untuk meningkatkan pelayanan informasi publik, kami berinovasi dengan meluncurkan layanan chatbot berbasis AI,” ujar Teuku Riefky Harsya dalam pemaparannya di acara Monev yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KPI), Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Teuku Riefky menilai, inovasi digital membantu masyarakat memperoleh informasi dengan lebih mudah. Menekraf juga menyiapkan berbagai fitur untuk mendukung kebutuhan publik.
Sementara itu, Komisioner KIP, Handoko Agung Saputro mengatakan peran uji publik dalam menilai strategi keterbukaan informasi lembaga negara. “Uji publik ini adalah rangkaian proses akhir setelah penilaian berkala dilakukan,” ujarnya.
Handoko menjelaskan publik dapat memantau proses melalui kanal resmi yang disediakan KIP. Ia menilai keterbukaan penting untuk memastikan akuntabilitas badan publik dalam pelayanan informasi.
Terakhir, Teuku Riefky Harsya berharap tata kelola informasi yang kuat dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Transparansi dinilai mampu menciptakan ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam sektor ini.
